Langsung ke konten utama

Air Terjun Luweng Sampang - Lokasi, Tiket dan Info Wisata

Gunungkidul sudah sangat terkenal dengan keindahan serta kecantikan dari wisata pantainya. Namun, siapa sangka di Gunungkidul juga terdapat wisata air terjun yang indah. Air terjun Luweng Sampang merupakan salah satu dari air terjun yang indah di Gunungkidul. Walaupun air terjun ini tidak terlalu besar namun bentuknya yang diapit oleh kedua buah tebing batu bergaris membuat pemandangan air terjun ini menjadi kian eksotis. Garis-garis pada bebatuan tersebut terbentuk karena erosi yang terjadi sejak jutaan tahun lalu. Garis-garis bebatuan tersebut membuat air terjun ini mirip seperti Antelope Canyon di Arizona. Keindahan air terjun Luweng Sampang ini di tambah oleh jernihnya air di air terjun tersebut.  Keindahan air terjun Luweng Sampang pun berubah pada setiap musimnya. Saat musim penghujan air terjun luweng sampang akan terlihat lebih coklat dengan debit air yang lumayan besar, sedangkan pada musim kemarau air akan terlihat lebih jernih dan bewarna hijau toska. Sangat disarankan anda

Pantai Slili Gunungkidul - Lokasi, Tiket dan Info Wisata






Satu lagi destinasi wisata yang indah di Yogyakarta, ialah Pantai Slili. Pantai Slili merupakan pantai yang bersebelahan dengan Pantai Sandranan dan Pantai Krakal. 

Pantai Slili merupakan pantai yang tidak terlalu besar. Ukuran pantai ini hanya memiliki luas sekitar 100 m persegi. Walaupun pantai ini terbilang kecil namun keindahannya tidak kalah dengan pantai-pantai lainnya di Gunungkidul.

Pantai Slili memiliki nama lain, yaitu Pantai Watu Lawang atau Slili Love. Diberi nama Watu Lawang karena di area pantai yang berjarak 500 meter dari pantai Sundak, terdapat sebuah pulau kecil yang disebut bukit karang. Pada bukit karang tersebut, bagian bawahnya terdapat sebuah lubang yang berbentuk menyerupai pintu.

Lain halnya dengan nama Pantai Slili Love. Nama ini diberikan Karena di kawasan pantai ini terdapat sebuah hiasan berbentuk hati yang terbuat dari bunga plastik. Hiasan ini juga merupakan sebuah spot foto terfavorit dari para pengunjung.



Lokasi

Pantai Slili ini berlokasi di Jalan Krakal, Tepus, kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Lebih tepatnya sekitar 64,6 KM dari pusat kota Yogyakarta.

Apabila masih belum jelas, anda dapat membuka Google Maps dengan kata kunci “Pantai Slili Gunungidul”. Atau anda dapat scroll ke bawah postingan ini dan klik tautan lokasi yang telah kami sediakan.

 Fasilitas

Walaupun terbilang Pantai yang cukup kecil, namun fasilitas di pantai ini tidak kalah lengkap.
Di pantai ini terdapat :

  • Area Parkir 
  • WC/ Kamar Mandi
  • Warung Makan
  • Gazebo
  • Penyewaan Alat Snorkling
  • Penginapan
  • Spot Foto
  • Dll
Pantai Slili menawarkan wisata Snorkling sebagai salah satu saya tariknya. Bukan hanya itu, Pantai Slili juga telah menyediakan penyewaan alat untuk Snorkling yang tentunya tidak terlalu mahal. Dengan bersnorkling anda akan dibawa untuk menikmati keindahan bawah laut.

Di pantai ini anda juga dapat berfoto ria di Spot Foto yang telah disediakan, atau mungkin anda hanya ingin bersantai dan menyantap hidangan laut di warung-warung makan di sekitar pantai.

Tiket Masuk

Harga Tiket Masuk ke Pantai Slili terbilang cukup standar. Anda hanya cukup membayar Rp. 10.000 per orang dan tiket tersebut sudah termasuk tiket menuju ke pantai yang ada disekitarnya.

Untuk parkir di pantai Slili juga cukup murah, anda hanya akan di Tarik biaya sebesar Rp. 2000 untuk parkir roda dua, Rp. 5000 untuk parkir roda empat dan Rp.15.000 untuk parkir bus.

Komentar

TERPOPULER

Waduk Nglangon Kradenan, Kini Lebih Indah dengan Taman Bunga

Apakah anda pernah berkunjung ke Waduk Nglangon? Jika belum, anda wajib mencoba berwisata di sini. Waduk Nglangon adalah waduk bekas peninggalan Belanda, dibangun kisaran tahun 1911 - 1914 kini pun telah disulap menjadi tempat wisata yang menarik dan instagramable. Dengan luas berkisar 2,7 Km 2 waduk ini digadang-gadang juga sebagai Danau Toba nya Grobogan. Lha kok bisa? Bila di Danau Toba memiliki Pulau Samosir di tengah danau, maka Waduk Nglangon memiliki sebuah Pulau kecil juga di tengah Waduk. Lokasi Waduk Nglangon sendiri berlokasi di Dusun Nglangon, Desa Kradenan, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Tepatnya berkisar 32 KM ke arah timur Kota Purwodadi. Bagi anda yang masih sulit dan bingung akan lokasinya bisa membuka Google Maps, atau anda juga dapat melihat di bawah postingan ini nanti ya. Daya Tarik Keindahan Waduk Nglangon bukan hanya berada di Waduknya itu sendiri, melainkan juga karena pemandangan berupa perbukitan, persawahan dan juga h

Wisata Taman Remaja Pungkruk Kedungjati Grobogan, Pertemuan antara Tebing dan Sungai

Kedungjati merupakan sebuah Kecamatan yang berada di sebelah barat daya Grobogan, tepatnya berbatasan langsung dengan Kabupaten Boyolali dan Salatiga. Kecamatan yang terbilang cukup terpencil ini ternyata memiliki sebuah wisata yang layak untuk Anda kunjungi. Wisata tersebut ialah Taman Remaja Pungkruk (TPR). Mengapa disebut Taman Remaja Pungkruk? Pada awalnya konsep Wisata ini adalah menyasar para kaum muda mulai dari SD hingga SMA. Dengan konsep berupa wahana permainan berupa outbond, spot selfie yang menarik, maupun pemandangan alam yang indah. Seiring berkembangnya wisata ini kini Taman Remaja Pungkruk bukan hanya wisata untuk kaula muda saja, bagi anda keluarga yang tertarik untuk menyenangkan anaknya patut untuk datang ke Taman Remaja Pungkruk ini. Baca Juga Lokasi Wisata Taman Remaja Pungkruk (TPR) ini sendiri berlokasi di Gunung Wulan, tepatnya di Desa Kedungjati, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.  Jika anda masih bingung atau kesulitan menemukan lokasi an

Taman Bendung Klambu Grobogan, taman indah di pinggir Bendungan

Bendungan kletak Klambu adalah salah satu bendungan luas yang ada di Kab. Grobogan. Dengan luas berkisar 43.000 ha, bendungan ini menjadi penopang air di wilayah barat Kab.Grobogan. Dahulu bendungan ini hanya digunakan sebagai bendungan biasa, kini setelah ada pemugaran bendungan ini disulap menjadi salah satu objek wisata yang patut dikunjungi. Baca Juga Diresmikan sekitar pertengahan 2018 , taman bendung Klambu ini semakin ramai di kunjungi oleh wisatawan. Setiap sore taman ini selalu ramai oleh pengunjung. Mulai yang hanya sekedar menikmati sore hari di bendungan, atau olahraga sore hingga selfie dan berfoto ria di taman ini. Bagaimanakah keindahan taman Bendung Klambu ini? Berikut kami rangkum sedikit foto-fotonya Bagaimana tidak kalah bagus kan? Tempat ini sangat recomended bagi kamu yang ingin rileks menikmati sore hari atau mungkin berjalan-jalan dengan pasangan di sini. Pasti romantis banget deh. Baca Juga

Wahana Water and Snow (WNS) Gubug, Wisata Kolam Renang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung

Bagi anda penyuka wisata air, ada salah satu wisata di Grobogan ini yang sangat sayang untuk dilewatkan. Wisata tersebut ialah Water and Snow (WNS) Gubug. Kolam renang di Kec. Gubug ini adalah salah satu kolam renang terbaik di Kabupaten Grobogan. Apasih yang membedakan dengan kolam renang lainnya? Baca Juga Ada satu hal yang membedakan kolam renang ini dengan kolam renang lainnya. Perbedaan Water and Snow dengan kolam renang biasa ialah di Water and Snow Gubug ini juga menyediakan arena salju, walaupun bukan salju asli tapi arena tersebut sudah di desain sedemikian rupa mirip dengan tempat bersalju. Fasilitas Terdapat 4 jenis kolam renang dengan ketinggian air yang berbeda yang dibedakan berdasarkan tingkatan usia. Selain kolam renang di Water and Snow Gubug juga terdapat fasilitas-fasilitas lain seperti : Kamar Mandi (WC) Kantin / tempat makan Bungalow (dapat disewa per 3 jam) Parkir Mushola Dll Lokasi Untuk lokasi Wisata Water and Snow Gubug ini terdapat di Jl. A. Yani Gubug, tepat

Bledug Kesongo, Legenda Joko Linglung dan 10 anak kecil di Grobogan

Cerita mengenai Kesongo ini adalah lanjutan dari legenda akan Bledug Kuwu dimana Joko Linglung telah berhasil membunuh Dewata Cengkar ( Buaya Putih ). Legenda ini bercerita tentang Joko Linglung yang telah hidup nyaman di Istana Medang Kamulan bersama Prabu Ajisaka. Namun Joko Linglung adalah ular yang sangat rakus. Ia senantiasa merasa lapar. Karena di Istana telah kehabisan makanan baginya. Ia pun pergi dan memakan hewan peliharaan milik penduduk. Penduduk pun resah dan akhirnya mengadukan hal tersebut kepada Prabu Ajisaka. Mendengar kabar itu Prabu Ajisaka pun marah. Ia lalu menangkap Joko Linglung dan mematok ekornya di sebuah Hutan yang kini disebut Kesongo. Prabu Ajisaka pun berpesan dia tidak boleh makan apapun kecuali jika makanannya masuk kedalam mulutnya sendiri. ASAL MUASAL NAMA KESONGO Setelah Joko Linglung di patok di dalam hutan ia pun merasa sangat kelaparan. Pada suatu ketika datanglah 10 anak kecil ke dalam Hutan untuk mencarikan makan hewan